Monday, December 25, 2017

TUGAS DESKRIPSI RAMBU DAN KONDISI LABORATORIUM DI UPT BLUD PUSKESMAS LINGSAR

TUGAS
DESKRIPSI RAMBU DAN KONDISI LABORATORIUM
DI UPT BLUD PUSKESMAS LINGSAR



Disusun Oleh :
1.      SRI BUANA ANGGRAINI
2.      KHATIBUL UMAM
3.      WIWIN DINA KARLINA                (31116020)
4.      ARDIANSYAH         (31116036)
5.      UMRA HATHOB                              (31116039)


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS NUSA TENGGARA BARAT
2017

 






NO
NAMA
DESKRIPSI
1
Ardiansyah
v  Bentuk bulat dasar warna putih, lingkaran merah dengan garis 450 miring dari kiri atas ke bawah, logo hitam.
v  Tanda peringatan ini hanya ada di ruang lab. Di rambu peringatan ini dituliskan NO FOOD OR DRINK ALLOWED artinya larangan untuk makan maupun minum di ruangan lab.
2
Khatibul Umam
v  Bentuk bulat dasar warna putih, lingkaran merah dengan garis 450 miring dari kiri atas ke bawah, logo hitam.
v  Tidak boleh makan dan minum di laboratorium karena bisa dicemari oleh zat dan bahan berbahaya.
3
Sri Buana Anggraini
v  Warna yang digunakan : merah dan hitam, latar putih.
v  Tanda peringatan ini hanya ada di ruang lab. Di rambu peringatan ini dituliskan NO FOOD OR DRINK ALLOWED artinya larangan untuk makan maupun minum di ruangan lab. Karena zat-zat yang ada di dalam lab itu bisa mengkontaminasi makanan dan minuman. Karena itu harus lebih memilih selamat dengan tidak makan dan minum selama berada di lab.
4
Wiwin Dina Karlina
v  Bentuk bulat dasar warna putih, lingkaran merah dengan garis 450 miring dari kiri atas ke bawah, logo hitam.
v  Tanda Larangan
v  Tidak boleh makan dan minum disini.
5
Umra Hathob
v  Tanda larangan, bentuk bulat dasar warna putih, lingkaran merah dengan garis 450 miring dari kiri atas ke bawah, logo hitam.
v  Tulisan NO FOOD OR DRINK ALLOWED berarti larangan untuk tidak makan dan minum di Lokasi terdapat tanda tersebut.









NO
NAMA
DESKRIPSI
1
Ardiansyah
v  Warna tulisan : merah
v  Warna gambar : putih
v  Warna latar : hijau
v  Bentuk : sesuai dengan kursi roda
v  Rambu ini adalah tanda jalur orang yang pakai kursi roda, khususnya untuk orang-orang yang difabel/berkebutuhan khusus. Dan ada kata JALUR KURSI RODA DAN DIFABEL untuk memperjelas gambar.
2
Khatibul Umam
v  Warna tulisan : merah
v  Warna gambar : putih
v  Warna latar : hijau
v  Bentuk : kursi roda
v  Kata JALUR KURSI RODA DAN DIFABEL artinya jalan ini dipakai oleh orang yang menggunakan kursi roda dan difabel.
3
Sri Buana Anggraini
v  Warna tulisan : merah
v  Warna gambar : putih
v  Warna latar : hijau
v  Bentuk : sesuai dengan kursi roda
v  Rambu ini adalah tanda jalur orang yang pakai kursi roda, khususnya untuk orang-orang yang berkebutuhan khusus.
4
Wiwin Dina Karlina
v  Warna tulisan : merah
v  Warna gambar : putih
v  Warna latar : hijau
v  Bentuk : kursi roda
v  Artinya jalan ini dipakai oleh orang yang pakai kursi roda dan difabel.
5
Umra Hathob
v  Tanda pertolongan
v  Bentuk segi empat, dasar warna hijau, garis luar putih, logo/ gambar putih.
v  Tulisan JALUR KURSI RODA DAN DIFABEL mempertegas maksud rambu tersebut bahwa jalur (jalan) untuk pengguna kursi roda dan ramah difabel.





 











NO
NAMA
DESKRIPSI
1
Ardiansyah
v  Bentuk segitiga, dasar warna kuning, garis hitam, dengan logo/gambar warna hitam adalah tanda bahaya serta terdapat kata-kata HATI-HATI TERJATUH dibawah gambar.
v  Artinya agar kita selalu hatihati  melewati jalan agar tidak terjatuh.
2
Khatibul Umam
v  Bentuk segitiga, dasar warna kuning, garis hitam, dengan logo/gambar warna hitam adalah tanda bahaya.
v  Ada kata HATI-HATI TERJATUH
v  Artinya agar kita selalu hatihati  melewati jalan agar tidak terjatuh.
3
Sri Buana Anggraini
v  Bentuk  segitiga, dasar warna kuning, garis hitam, dengan logo/gambar warna hitam. Dengan tulisa HATI-HATI TERJATUH.
v  Artinya agar kita selalu waspada dan berhati-hati  melewati jalan atau tangga agar tidak terjatuh.
4
Wiwin Dina Karlina
v  Bentuk : segitiga, dasar warna kuning, garis hitam, dengan logo/gambar warna hitam dan kata HATI-HATI TERJATUH dibawah gambar.
v  Maksud tanda adalah agar waspada dan selalu hati-hati  jalan lewat tangga ini agar tidak terjatuh.
5
Umra Hathob
v  Tanda waspada
v  Bentuk segitiga, dasar warna kuning, garis hitam, dengan logo/gambar warna hitam.
v  Tulisan HATI-HATI TERJATUH mempertegas maksud rambu agar waspada melewati jalan (Tangga) agar tidak terjatuh.










 









NO
NAMA
DESKRIPSI
1
Ardiansyah
v  Pengaturan barang-barang yang ada di laboratorium terlihat kurang rapi.
v  Ada banyak jenis pemeriksaan yang dilakukan dilaboratorium misalnya pemeriksaan darah rutin, trombosit, dan sebagainya.
v  Terdapat pula mikroskop serta petunjuk penggunaan mikroskop.
v  Ada informasi lainnya yang mendukung operasional laboratorium.
2
Khatibul Umam
v  Pengaturan barang-barang yang ada di laboratorium terlihat kurang rapi.
v  Ada banyak jenis pemeriksaan yang dilakukan dilaboratorium misalnya pemeriksaan darah rutin, trombosit, dan sebagainya.
v  Terdapat pula mikroskop serta petunjuk penggunaan mikroskop.
v  Ada informasi tentang tarif pelayanan lab.
3
Sri Buana Anggraini
v  Pengaturan barang-barang yang ada di laboratorium terlihat belum rapi.
v  Terdapat mikroskop serta petunjuk penggunaan mikroskop.
v  Ada banyak jenis pemeriksaan yang dilakukan dilaboratorium misalnya pemeriksaan darah rutin, trombosit, dan sebagainya.
v  Ada tempat pembuangan sampah dan alat pengolahan sisa/limbah lab.
4
Wiwin Dina Karlina
v  Pengaturan barang-barang yang ada di laboratorium masih kurang rapi.
v  Ada banyak jenis pemeriksaan yang dilakukan dilaboratorium mulai dari pemeriksaan darah rutin sampai pemeriksaan BTA.
v  Terdapat pula mikroskop serta petunjuk penggunaan mikroskop.
v  Terdapat bak sampah organik, anorganik, dan infeksius.
5
Umra Hathob
v  Pengaturan barang-barang yang ada di laboratorium masih kurang baik.tampak dari alat dan bahan-bahan ditaruh begitu saja.
v  Ada banyak jenis pemeriksaan yang dilakukan dilaboratorium ini diantaranya adalah pemeriksaan malaria, gula darah, tes kehamilan, dan sebagainya.
v  Terdapat pula mikroskop serta petunjuk penggunaan mikroskop.
v  Ada juga tarif pelayanan laboratorium. Dan informasi yang mendukung operasional laboratorium.


Sunday, December 10, 2017

Cara aman mengendalikan kebocoran gas

Kelembaban udara relatif (atau RH, Relative Humidity)

Kelembapan udara adalah kadar uap air yang ada di udara. Dimana kelembapan udara merupakan bagain dari komponen iklim yang memiliki pengaruh terhadap lingkungan. Kelembapan udara disuatu tempat dapat berpengaruh pada semua aktivitas yang kita lakukan, terkhusus pada pertanian.
Kelembaban udara relatif (atau RH, Relative Humidity), adalah rasio antara tekanan uap air aktual pada temperatur tertentu dengan tekanan uap air jenuh pada temperatur tersebut. Pengertian lain dari RH adalah perbandingan antara jumlah uap air yang terkandung dalam udara pada suatu waktu tertentu dengan jumlah uap air maksimal yang dapat ditampung oleh udara tersebut pada tekanan dan temperatur yang sama.
Dalam konteks budidaya tanaman dalam ruang lingkup pertanian baik berupa budidaya tanaman pangan, perkebunan, ataupun budidaya tanaman holtikultura dsb. Maka  kelembaban udara dipengaruhi dan memengaruhi laju transpirasi tanaman. Kelembaban udara memiliki pengaruh pada proses transpirasi tanaman, tingginya laju transpirasi akan meningkatkan laju penyerapan air oleh akar hingga pada batas tertentu, namun jika terlalu tinggi melampaui laju penyerapan dan terjadi secara terus menerus akan menyebabkan tanaman mengering.
Transpirasi adalah proses hilangnya air dalam bentuk uap air dari jaringan hidup tanaman yang terletak di atas permukaan tanah melewati stomata, lubang kutikula, dan lentisel 80% air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang stomata.
Disamping itu juga kelembaban udara bersama dengan temperatur juga memiliki pengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan hama dan penyakit. Hal ini terjadi karena, kondisi kelembaban dan temperatur pada nilai tertentu merupakan nilai yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan hama dan penyakit tanaman.
Oleh karena itu, dengan mengetahui kelembaban dan juga temperatur pada suatu wilayah, maka kita dapat menentukan langkah antisipatif untuk budidaya tanaman. Sebab, jika kita  mengetahui kelembaban suatu  tempat, maka kita dapat menentukan tanaman apa yang tepat untuk dibudidayakan pada nilai kelembaban yang kita ketahui.
Kelembaban udara selalu memiliki korelasi ataupun hubungan dengan temperatur. Kedua komponen iklim ini memiliki pengaruh pada konidisi lingkungan suatu tempat.

Wednesday, December 6, 2017

GIS adalah singkatan dari Geographic Information System atau system informasi geografis.

GIS adalah singkatan dari Geographic Information System atau system informasi geografis. GIS merupakan suatu alat yang dpat digunakan untuk mengelola (input, manajemen, dan output) data spasial atau data yang bereferensi geografis. Setiap data yang merujuk lokasi di permukaan bumi dapat disebut sebagai data spasial bereferensi geografis. Misalnya data kepadatan penduduk suatu daerah, data jaringan atau saluran dan sebagainya.
Data SIG dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu data grafis dan data atribut atau tabular. Data grafis adalah data yang menggambarkan bentuk atau kenampakan objek di permukaan bumi. Sedangkan data tabular adalah data deskriptif yang menyatakan nilai dari data grafis tersebut.
Secara garis besar, data grafis dibedakan menjadi tiga macam yaitu data titik (point), garis (line) dan area (region atau polygon). Data grafis Titik biasanya digunakan untuk mewakili objek kota, bangunan, kondisi lahan. Data Garis dapat dipakai untuk menggambarkan jalan, sungai, jaringan atau saluran dan lain-lain. Sementara data Area digunakan untuk mewakili batas administrasi, penggunaan lahan, kemiringan lereng dan lain-lain. Sedangkan struktur data SIG ada dua macam yaitu vector dan raster . Pada struktur data vector  posisi objek dicatat pada system koordinat. Sedangkan objek pada struktur data raste disimpan pada grid dua dimensi yaitu baris dan kolom.
Data atribut atau tabular merupakan data yang menyimpan informasi mengenai nilai atau besaran dari data grafis. Untuk struktur data vector, data atribut tersimpan secara terpisah dalam bentuk tabel. Sementara pada stuktur data raster nilai data grafis-nya tersimpan langsung pada nilai grid atau piksel tersebut.

Total zat padat terlarut (Total Dissolved Solids, sering disingkat dengan TDS)

Total zat padat terlarut (Total Dissolved Solids, sering disingkat dengan TDS) adalah suatu ukuran kandungan kombinasi dari semua zat-zat anorganik dan organik yang terdapat di dalam suatu cairan sebagai: molekul, yang terionkan atau bentuk mikrogranula (sol koloida) yang terperangkap. Secara umum definisi operasionalnya adalah bahwa zat padat harus cukup kecil untuk lolos dari penyaringan melalui saringan berukuran 2 µm (mikrometer). Total zat padat terlarut secara normal hanya dibahas untuk sistem air tawar, karena salinitas meliputi sebagian dari ion-ion yang merupakan definisi dari TDS. Aplikasi dasar dari TDS ialah studi mengenai mutu air untuk aliran, sungai, dan danau, meskipun TDS secara umum tidak dianggap sebagai suatu zat cemar yang utama (misalnya, TDS tidak dianggap terkait dengan efek kesehatan) TDS digunakan sebagai satu petunjuk estetika karakteristik air minum dan sebagai suatu indikator agregat dari adanya pengukuran yang luas kontaminan-kontaminan zat kimia.
Sumber utama bagi TDS dalam penerimaan air adalah limpasan pertanian dan perumah-an, pencucian kontaminasi tanah dan titik sumber polusi debit air dari instalasi pengolahan industri atau limbah.
Konstituen-konstituen zat kimia yang paling umum adalah kalsium, fosfat, nitrat, nitrit, natrium, kalium dan klorida, yang ditemukan dalam limpasan zat hara, limpasan badai air umum air limpasan dari dari iklim bersalju di mana jalan diberi garam untuk menghilangkan es. Zat-zat kimia mungkin kation-kation, anion-anion, molekul-molekul atau aglomerasi di atas tingkat seribu molekul atau lebih kecil, asalkan mikro-granula terbentuk. Unsur-unsur TDS yang lebih eksis dan berbahaya adalah pestisida yang muncul dari limpasan air permukaan. Total zat padat terlarut tertentu yang terjadi secara alami muncul dari pelapukan dan pelarutan batuan dan tanah. Amerika Serikat telah menetapkan baku mutu air sekunder 500 mg/liter untuk menyediakan air minum palatabilitas.
Total zat padat terlarut dibedakan dari total zat padat yang melayang (total suspended solids, disingkat TSS), pada yang terakhir ini tidak dapat melewati saringan 2 mikrometer dan masih tanpa batas tersuspensi dalam larutan.
Istilah “zat padat yang dapat mengendap” atau “settleable solids” mengacu pada benda dengan ukuran berapa pun itu tetap tidak akan tersuspensi atau terlarut dalam sebuah tangki penampungan tidak terpengaruh oleh gerak, dan tidak termasuk baik TDS maupun TSS. Zat padat yang dapat mengendap mungkin termasuk partikel yang lebih besar atau molekul-molekul tak larut.
Pengukuran TDS
Dua cara dasar pengukuran TDS ialah gravimetri dan konduktivitas. Cara gravimetri adalah cara paling akurat dan meliputi penguapan pelarut cairan dan pengukuran massa residu yang tertinggal. Cara ini adalah yang terbaik, meskipun memakan waktu. Bila garam-garam anorganik yang meliputi mayoritas besar TDS, cara gravimetri tetap sangat tepat.
Konduktivitas listrik dari air terkait secara langsung dengan konsentrasi zat-zat padat terionisasi terlarut dalam air. Ion-ion dari zat-zat padat terlarut dalam air memberikan kemampuan bagi air untuk menimbulkan arus listrik, yang dapat diukur menggunakan conductivity meter konvensional atau TDS meter. Bila dikorelasikan dengan pengukuran TDS laboratorium, konduktivitas memberikan nilai bagi konsentrasi TDS, biasanya tingkat akurasinya 10%.
Simulasi Hidrologis
Model pengangkutan hidrologis digunakan untuk meng-analisa secara matematis pergerakan TDS di dalam sistem sungai. Model-model yang paling umum dialamatkan pada limpasan air permukaan, yang memungkinkan variasi dalam jenis penggunaan lahan, topografi, jenis tanah, tutupan vegetasi, curah hujan, dan praktek pengelolaan lahan (misalnya, tingkat aplikasi pupuk. Model limpasan air telah ditingkatkan ke tingkat akurasi yang baik dan memungkinkan evaluasi praktek pengelolaan lahan alternatif pada dampak terhadap kualitas air sungai.
Model bak digunakan untuk mengevaluasi lebih komprehensif total zat padat terlarut dalam bak tangkapan dan secara dinamis di sepanjang berbagai jangkauan aliran.
Model DSSAM dikembangkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Amerika Serikat. Model transpor hidrologi secara aktual berdasarkan pada metrik muatan-zat cemar yang disebut “Total Maximum Daily Load” (TMDL), yang tertuju pada TDS dan zat-cemar kimia khas. Suksesnya model ini berkontribusi terhadap komitmen Dewan yang diperluas hingga penggunaan protokol yang menggaris-bawahi TMDL dalam kebijakan nasional untuk pengelolaan banyak sistem sungai di Amerika Serikat.
Implikasi Praktis
Tingkat TDS tinggi umumnya menunjukkan air sadah, yang dapat menyebabkan timbulnya kerak di dalam pipa, katup, dan saringan, mengurangi kinerja dan menambah biaya perawatan sistem. Efek ini dapat terlihat dalam akuarium, spa, kolam renang, dan sistem pengolahan air “reverse osmosis”. Secara khas, dalam aplikasi tersebut, total zat padat terlarut seringkali diuji, dan membran filtrasi harus diperiksa agar dapat mencegah efek-efek yang tidak menguntungkan.
Dalam kasus hidroponik dan akuakultur, TDS sering dipantau untuk menciptakan lingkungan kualitas air yang menguntungkan bagi produktivitas organisme. Untuk tiram air tawar, trouts, dan seafood lainnya yang bernilai tinggi, produktivitas tertinggi dan keuntungan ekonomi dicapai dengan menirukan TDS dan tingkat pH dari setiap spesies dengan lingkungan aslinya. Untuk penggunaan hidroponik, total zat padat terlarut dianggap merupakan salah satu petunjuk terbaik dari ketersediaan zat hara bagi tanaman air yang di-kembangkan.
Karena ambang batas dari kriteria estetika yang dapat diterima untuk air minum manusia ialah 500 mg/L, tidak ada kekhawatiran umum atas bau, rasa, dan warna pada tingkat jauh lebih rendah daripada yang diperlukan untuk bahaya. Sejumlah penelitian telah dilakukan dan menunjukkan beragam reaksi spesies mulai dari tidak toleran sampai toksisitas langsung karena TDS tinggi. Sejumlah hasil harus terus-menerus diinterpretasikan, sebagai hasil toksisitas yang benar akan berhubungan dengan konstituen kimia yang spesifik. Namun demikian, beberapa informasi numerik adalah panduan yang berguna untuk risiko alami dalam mengungkap organisme air atau hewan darat ke tingkat TDS tinggi. Kebanyakan ekosistem perairan yang melibatkan fauna ikan campuran dapat mentolerir tingkat TDS 1000 mg/l.
Fathead minnow (Pimephales promelas), misalnya, melepaskan konsentrasi LD50 dengan 5600 ppm berdasarkan pada pajanan 96 jam. LD50 adalah konsentrasi yang diperlukan untuk menyebabkan efek mematikan terhadap 50% populasi yang terpajankan. Daphnia magna, satu contoh yang baik dari satu anggota utama rantai makanan, ada-lah sejenis crustacea plankton, kira – kira 0,5 mm panjangnya, memiliki LD50 sekitar 10.000 ppm TDS selama 96 jam pajanan.
Ikan-ikan yang baru memijah dan ikan belum dewasa tampaknya lebih sensitif terhadap tingkat DTS tinggi. Sebagai contoh, ditemukan bahwa konsentrasi 350 mg/L TDS mengurangi pemijahan Striped bass (Morone saxatilis) di wilayah San Francisco Bay-Delta, dan bahwa konsentrasi di bawah 200 mg/L menunjukkan kondisi pemijahan lebih sehat. Di Sungai Truckee, EPA menemukan bahwa ikan remaja Lahontan cuttrout tunduk pada kematian yang lebih tinggi bila terkena stres polusi termal dikombinasikan dengan tinggi konsentrasi total zat padat terlarut.
Untuk hewan-hewan terestrial, unggas biasanya memiliki batas atas yang aman dari paparan TDS sekitar 2.900 mg/L, sedangkan untuk sapi perah diukur memiliki batas atas yang aman dari sekitar 7.100 mg/l. Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan TDS diperparah dengan toksisitas ketika penyebab stres lain ada, seperti pH abnormal, kekeruhan tinggi, atau oksigen terlarut berkurang dengan stressor yang terakhir hanya bertindak dalam kasus Animalia.
Klasifikasi Air
Air dapat diklasifikasi berdasarkan jumlah TDS pere liter:
• Air tawar 5000 mg/L TDS
TDS meter
Sebuah TDS meter menunjukkan Total Dissolved Solids (TDS) dari suatu larutan, yaitu konsentrasi zat padat terlarut di dalamnya. Karena zat-zat padat terionisasi terlarut seperti garam-garam dan meniral-mineral menaikkan konduktivitas suatu larutan, maka TDS meter mengukur konduktivitas larutan tersebut dan menaksir TDS dari itu.
Zat-zat padat organik terlarut seperti gula dan partikel-partikel padat mikroskopis seperti koloid, tidak secara signifikan mempengaruhi konduktivitas suatu larutan sehingga TDS meter tidak melibatkan mereka dalam pembacaannya.
Satuan dari TDS
TDS meter suatu alat ukur yang menampilkan secara khas Total Zat Padat Terlarut (TDS) dalam bagian per juta (ppm). Misalnya, satu pembacaan TDS dengan 1 ppm akan menunjukkan terdapat 1 milligram zat padat terlarut dalam setiap kilogram air.

Tampilan arsip Teratas

PSEA (Protection from Sexual Exploitation and Abuse)

PERKENALAN PSEA (Protection from Sexual Exploitation and Abuse) Dalam semua konteks di mana lembaga atau organisasi pembangunan dan/atau ban...

Tampilan Arsip Populer